Sajak
Tuk Istri shalihah
Aku ingin slalu menemanimu …
Memasuki gerbang rumah tangga yang penuh tanggung jawab dipikul bersama.
...
Aku ingin slalu menemanimu …
Menjadi nahkoda bahtera dan engkau sebagai pendamping setia, mengarungi samudera luas penuh gelombang dan badai mendera.
Aku ingin slalu menemanimu …
Tuk saling menegur dan menasihati tatkala bersalah, saling mengajari pabila tak tahu, saling menopang kala merasa lemah, serta saling mengiringi di setiap langkah.
Aku ingin slalu menemanimu …
Menanak nasi dan lauk pauk, kemudian dihidangkan 'tuk disantap bersama.
Aku ingin slalu menemanimu …
Mencuci pakaian, piring, dan perabot rumah tangga.
Kewajiban 'kan kita tanggung berdua.
Aku ingin slalu menemanimu …
Mengurus dan mendidik anak-anak sebagai amanah dari Rabbuna.
Aku ingin slalu menemanimu …
Mengayuh roda dua di pagi ceria, menyisiri taman bunga atau mendaki gunung ‘tuk menghilangkan jenuh dan penat dalam hidup berumah tangga.
Aku ingin slalu menemanimu …
Duduk bersimpuh di majelis ilmu 'tuk mendengar dan mencatat petuah agama.
Aku ingin slalu menemanimu …
Di kala engkau tersenyum dan tertawa bahagia.
Aku ingin bersamamu …
Sebagai tempat berteduh dari panas dan bernaung dikala hujan.
Aku ingin slalu bersamamu …
Mendekapmu erat.
Menampung segala rasa dalam benak mu.
Sebagai tempat mendamba segenap kasih dan pengertian.
Telingaku yang ‘kan mendengar setiap keluhmu.
Mataku yang ‘kan mencipta keteduhan di hatimu.
Jemariku yang 'kan mengeratkan temali kasih dalam jiwamu.
Aku ingin slalu bersamamu …
‘Kan kujalani hari-hariku meniti masa seiring derap waktu.
Membina mahligai di bawah bimbingan cahaya ilmu.
Aku ingin slalu bersamamu …
Dalam suka-duka qalbu.
Aku ingin slalu bersamamu …
Agar terasa ringan segala bebanku.
Damai bahagia lahir batinku.
Indah asa dengan sentuhan cinta kasihmu.
Kepadamu …
‘Kan kulabuhkan segala rasa hatiku.
Kucurahkan setulus jiwa cintaku.
Berteduh di bawah sejuknya akhlakmu.
Tentram sukma karena mulia pribadimu.
Bahagiaku menatap senyum manismu.
Untukmu istriku yang shalihah.
Untukmu cahaya hatiku.
Engkaulah perhiasan terindah.
Anugerah tiada tara.
Semoga ampunan dan rahmat-NYA senantiasa tercurah untuk mu.
Aku ingin slalu menemanimu …
Memasuki gerbang rumah tangga yang penuh tanggung jawab dipikul bersama.
...
Aku ingin slalu menemanimu …
Menjadi nahkoda bahtera dan engkau sebagai pendamping setia, mengarungi samudera luas penuh gelombang dan badai mendera.
Aku ingin slalu menemanimu …
Tuk saling menegur dan menasihati tatkala bersalah, saling mengajari pabila tak tahu, saling menopang kala merasa lemah, serta saling mengiringi di setiap langkah.
Aku ingin slalu menemanimu …
Menanak nasi dan lauk pauk, kemudian dihidangkan 'tuk disantap bersama.
Aku ingin slalu menemanimu …
Mencuci pakaian, piring, dan perabot rumah tangga.
Kewajiban 'kan kita tanggung berdua.
Aku ingin slalu menemanimu …
Mengurus dan mendidik anak-anak sebagai amanah dari Rabbuna.
Aku ingin slalu menemanimu …
Mengayuh roda dua di pagi ceria, menyisiri taman bunga atau mendaki gunung ‘tuk menghilangkan jenuh dan penat dalam hidup berumah tangga.
Aku ingin slalu menemanimu …
Duduk bersimpuh di majelis ilmu 'tuk mendengar dan mencatat petuah agama.
Aku ingin slalu menemanimu …
Di kala engkau tersenyum dan tertawa bahagia.
Aku ingin bersamamu …
Sebagai tempat berteduh dari panas dan bernaung dikala hujan.
Aku ingin slalu bersamamu …
Mendekapmu erat.
Menampung segala rasa dalam benak mu.
Sebagai tempat mendamba segenap kasih dan pengertian.
Telingaku yang ‘kan mendengar setiap keluhmu.
Mataku yang ‘kan mencipta keteduhan di hatimu.
Jemariku yang 'kan mengeratkan temali kasih dalam jiwamu.
Aku ingin slalu bersamamu …
‘Kan kujalani hari-hariku meniti masa seiring derap waktu.
Membina mahligai di bawah bimbingan cahaya ilmu.
Aku ingin slalu bersamamu …
Dalam suka-duka qalbu.
Aku ingin slalu bersamamu …
Agar terasa ringan segala bebanku.
Damai bahagia lahir batinku.
Indah asa dengan sentuhan cinta kasihmu.
Kepadamu …
‘Kan kulabuhkan segala rasa hatiku.
Kucurahkan setulus jiwa cintaku.
Berteduh di bawah sejuknya akhlakmu.
Tentram sukma karena mulia pribadimu.
Bahagiaku menatap senyum manismu.
Untukmu istriku yang shalihah.
Untukmu cahaya hatiku.
Engkaulah perhiasan terindah.
Anugerah tiada tara.
Semoga ampunan dan rahmat-NYA senantiasa tercurah untuk mu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar