Nikmatnya Jatuh Cinta
Bismillahirrahmanirrahim..
Aha..siapa
si yang tak pernah merasakan jatuh cinta ??
Saya
sangat yakin sekali,kamu pernah merasakan itu. Namun jatuh cinta itu bagi
setiap masing-masing orang berbeda. Ada yang jatuh cinta sekali tetep di
pertahanin,ada yang jatuh cinta terus ngajak pacaran,ada yang jatuh cinta
langsung ngelamar,ada jatuh cinta tapi diem-diem aja atau bahkan jatuh cinta
yang di publikasi. Kamu yang mana ??
Hmm…jatuh
dan cinta. Dua kata yang mengisyaratkan berbagai arti. Entah itu yang
mengagumkan,menyenangkan,menyedihkan,yang bikin nangis ataupu yang bikin sakit.
Tiap hari dalam hidupmu di isi dengan keindahan cinta.
Namun
sayangnya,diantara semua cinta terselip cinta yang palsu. Cinta yang tak pernah
kamu sadari hadir di antara semua nikmat cinta.
Coba kamu bayangkan,jika kamu seorang pemulung sampah,kamu
akan terbiasa dengan baunya sampah. Tak ada rasa jijik,bahkan sangat menikmati.
Mungkin bila kamu tak mendekati sampah kamu akan sangat merindukannya.
Begitu juga dengan cinta palsu,sampah itu lah maksiat. Kamu
terbiasa dengan maksiat cinta,sampai kamu tak menyadari bahwa maksiat yang kamu
lakukan sangat menjijikan. Bahkan jika kamu tidak mendekati maksiat,kamu akan
sangat merindukannya..Naudzubillah..
Itu
lah maksiat cinta,elegi dari sebuah nikmatnya jatuh cinta,namun seringnya kamu
tak menyadarinya.
Dengan
alasan jatuh cinta,kamu bebas mengekspresikan kecintaanmu di depan publik.
Bebas bergandengan tangan,bebas melakukan Zina,bahkan kamu tidak jijik
mempertontonkan kemaksiatan pada semua orang,justru kamu bangga terhadapnya.
Karna kamu terbiasa dengan itu. Karna kamu menikmati bau sampah itu. Tengoklah
bahwa sampah-sampah itu bertebaran,sampah cinta yang membuatmu terbiasa.
“Dan di antara manusia ada yang menjadikan selain Allah
sebagai tandingan-tandingan (bagi Allah), mereka mencintai tandingan-tandingan
tersebut seperti cinta mereka kepada Allah.” (Al- Baqarah: 165)
Bila
cinta itu adalah sebuah sanjungan jiwa,tentu tak akan ada sampah cinta yang
bertahtakan maksiat. Bila cinta itu adalah sebuah kesejukan hati,tentu tak akan
ada sampah cinta yang bermahkotakan maksiat. Bila Jatuh cinta itu adalah sebuah
kenikmatan,tentu saja cintamu tak akan kamu nodai dengan sebuah sampah yang
bernamakan MAKSIAT.
Nikmati Cintamu Dengan Kenikmatan Cinta dari –Nya. Sampai
Kamu Merasakan Kenikmatan Jatuh Cinta,Sejatinya hanya Kamu Peroleh Dari
–Nya..Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar